Update Smart Bidding Google Ads dan Dampaknya ke CPC Campaign

Analisis Smarter Ecommerce yang dimuat Search Engine Land pada 17 September 2026 menyebut update Smart Bidding Google Ads tampaknya mengakhiri bid suppression pada campaign yang dibatasi budget. Update itu mulai dirilis Google pada 17 Agustus dan rollout globalnya selesai pada 27 Agustus.

Menurut Mike Ryan dari Smarter Ecommerce, median CPC campaign tROAS yang dibatasi budget naik 15,8% setelah 17 Agustus. Sebaliknya, CPC campaign yang tidak pernah terbatas budget turun 13% pada periode yang sama.

Kami di Coulava Digital & Creative menilai campaign yang dulu tampak sangat efisien perlu dibaca ulang karena sebagian efisiensinya mungkin berasal dari perilaku bidding lama. Tindakan konkretnya, bandingkan ROAS per campaign sebelum dan sesudah 17 Agustus, lalu putuskan target mana yang masih cocok dengan margin bisnismu.

Sebelum update, batasan budget bisa membuat Smart Bidding menawar lebih konservatif, sehingga sebagian campaign meregangkan budget dan melampaui target. Google menyebut sistem barunya dirancang agar performa campaign target-based lebih dekat ke target yang ditetapkan advertiser.

Dalam sampel Smarter Ecommerce, lebih dari separuh campaign yang dibatasi budget melampaui target ROAS sebelum 17 Agustus. Pada campaign yang tidak dibatasi budget, hanya 30% yang overdeliver dan 57% mendarat tepat di target.

Perlu dicatat bahwa angka ini berasal dari analisis pihak ketiga dan bukan pengumuman resmi Google. Search Engine Land sendiri memakai kata appears pada judulnya, jadi kesimpulannya masih bersifat indikasi.

Berikut lima pertanyaan yang membantumu membaca dampaknya sebagai performance marketer.

Daftar Isi

Apa yang Sebenarnya Berubah pada Smart Bidding?

Google mengubah sistem bidding agar campaign target-based yang dibatasi budget bekerja lebih konsisten terhadap target yang ditetapkan. Perubahan ini mulai dirilis pada 17 Agustus dan selesai di seluruh dunia pada 27 Agustus.

Contoh dari Google, campaign dengan target CPA 10 dolar yang sebelumnya menghasilkan CPA 5 dolar bisa bergerak mendekati 10 dolar jika target tidak diubah. Prinsip yang sama berlaku untuk campaign Target ROAS.

  • Mulai dirilis 17 Agustus, rollout global selesai 27 Agustus.
  • Sasaran perubahan: campaign target-based yang dibatasi budget.

Siapa yang Paling Terdampak dan Sejauh Mana?

Campaign tROAS yang dibatasi budget menjadi kelompok yang paling jelas terdampak dalam data Smarter Ecommerce. Median CPC mereka naik dari 0,38 euro menjadi 0,44 euro, sementara campaign tanpa batas budget turun ke 0,33 euro.

Impression share median campaign yang dibatasi budget turun dari 40% menjadi 31%. Kehilangan impression karena rank turun dari sekitar 45% ke sekitar 30%, sedangkan kehilangan karena budget naik dari 4% ke sekitar 33%.

  • CPC median: 0,38 euro ke 0,44 euro.
  • Impression share median: 40% ke 31%.

Apa yang Belum Pasti dari Data Ini?

Dampak jangka panjang terhadap ROAS belum bisa dipastikan karena atribusi konversi butuh waktu untuk matang. Search Engine Land menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk tahu di mana performa akan stabil.

Data ini berasal dari sampel Smarter Ecommerce, sehingga belum tentu mewakili akunmu atau pasar Indonesia. Pergeseran lelang murah ke advertiser tanpa batas budget juga masih berupa interpretasi Ryan, bukan pernyataan Google.

  • Dampak ROAS jangka panjang belum diketahui.
  • Sampel analisis tidak otomatis mewakili akun di Indonesia.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan dalam Tujuh Hari?

Mulai dengan menandai campaign target-based yang dulu melampaui target saat dibatasi budget. Bandingkan CPC, impression share, dan ROAS mereka sebelum dan sesudah 17 Agustus.

Ryan menyebut opsi menerima jangkauan lebih kecil, menggeser target tROAS mendekati ROAS historis, menaikkan budget jika ekonominya mendukung, atau meninjau ulang strategi bidding. Google juga menyarankan meninjau campaign yang dulu overperform dan memutuskan apakah targetnya masih mewakili tujuan bisnis.

  • Hari 1 sampai 2: tandai campaign yang dulu overperform.
  • Hari 3 sampai 5: bandingkan metrik sebelum dan sesudah update.
  • Hari 6 sampai 7: putuskan target, budget, atau strategi.

Metrik Apa yang Perlu Dipantau Setelah Itu?

Pantau CPC, impression share, dan pencapaian target ROAS atau CPA per campaign, karena ketiganya yang bergeser dalam analisis Smarter Ecommerce. Pisahkan kehilangan impression karena rank dan karena budget agar kamu tahu hambatan mana yang sedang dominan.

Beri waktu untuk atribusi konversi sebelum menyimpulkan hasil akhir. Catat setiap perubahan target atau budget agar pergeseran performa tidak tercampur dengan keputusanmu sendiri.

  • CPC dan impression share per campaign.
  • Pencapaian target ROAS atau CPA setelah atribusi matang.
  • Porsi impression yang hilang karena rank dan budget.

Ingin Menerapkan Campaign Google Ads yang Lebih Terukur?
Coulava Digital & Creative membantu bisnis menjalankan Google Ads dengan strategi keyword, struktur campaign, tracking, dan optimasi yang lebih berbasis data.

Kunjungi layanan Google Ads Coulava atau lihat layanan kami yang lainnya. Hubungi Coulava untuk konsultasi gratis!


Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.


Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn

Sumber referensi: searchengineland.com

Catatan editorial: Artikel ini ditulis ulang sebagai konten original berbahasa Indonesia berdasarkan fakta dari sumber referensi luar negeri.

Similar Posts