Skill yang Dibutuhkan Pekerja di Era AI: Bukan Cuma Bisa Pakai Teknologi

Saat kecerdasan buatan atau AI semakin sering digunakan di tempat kerja, banyak orang mungkin berpikir bahwa kemampuan memakai teknologi adalah hal paling penting. Namun, laporan CNBC Make It pada 9 Oktober 2026 membahas pandangan empat pemimpin perusahaan tentang kemampuan lain yang tetap dibutuhkan pekerja di era AI.

AI dapat membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Meski begitu, perusahaan tetap membutuhkan orang yang mau belajar, bisa menyesuaikan diri, memahami batas kemampuan AI, dan bertanggung jawab atas hasil kerja.

Menurut Coulava Digital & Creative, memakai AI bukan sekadar memasukkan perintah lalu menggunakan hasilnya. Pengguna tetap perlu memeriksa apakah hasil tersebut benar, sesuai kebutuhan, dan aman untuk digunakan.

Daftar Isi

Mengapa Kemampuan Manusia Tetap Penting di Era AI?

Laporan CNBC Make It membahas keterampilan yang dicari para pemimpin perusahaan saat AI semakin banyak digunakan. Intinya, pekerja tidak harus meninggalkan semua kemampuan lama dan menggantinya dengan kemampuan teknologi. Banyak kemampuan manusia tetap penting ketika cara kerja terus berubah.

Alat kerja bisa berubah dalam waktu singkat. Karena itu, kemampuan untuk terus belajar dan menerapkan pengetahuan baru bisa lebih berguna dalam jangka panjang daripada hanya menguasai satu aplikasi.

Kemampuan Apa yang Membantu Pekerja Mengikuti Perubahan?

Rasa ingin tahu membuat seseorang mau bertanya, mencoba cara baru, dan mencari tahu bagaimana pekerjaannya bisa dilakukan dengan lebih baik. Kemampuan menyesuaikan diri juga membantu pekerja menghadapi perubahan alat dan kebutuhan kerja.

  • Rasa ingin tahu untuk mencari cara kerja yang lebih baik.
  • Kemampuan menyesuaikan diri ketika alat atau tugas berubah.
  • Kemauan belajar hal baru secara rutin.

Pekerja yang mau mencoba, melihat hasilnya, lalu memperbaiki cara kerja akan lebih siap menghadapi perubahan.

Apa Maksudnya Memahami AI dengan Baik?

Memahami AI tidak berarti semua orang harus bisa membuat teknologi AI sendiri. Pekerja perlu mengetahui apa yang bisa dilakukan alat AI yang digunakan, apa batasannya, dan kapan hasilnya perlu diperiksa lagi.

  • Pahami kegunaan dan batas alat AI yang dipakai.
  • Periksa apakah hasilnya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
  • Cek fakta, angka, dan keamanan informasi sebelum memakai hasilnya.

Kebutuhan tiap pekerjaan bisa berbeda. Ada tim yang memakai AI untuk mencari informasi, merangkum dokumen, mengolah data, atau membantu menjawab pertanyaan pelanggan. Perusahaan perlu menjelaskan penggunaan AI yang sesuai untuk setiap tim.

Bagaimana Cara Menunjukkan Kemampuan yang Tidak Bisa Digantikan oleh Sekadar Alat?

Pekerja perlu menunjukkan bahwa kontribusinya bukan hanya kemampuan memakai aplikasi. Kemampuan menyelesaikan masalah, bekerja sama, belajar, dan bertanggung jawab atas hasil juga penting.

  • Tunjukkan cara menyelesaikan masalah, bukan hanya daftar aplikasi yang dikuasai.
  • Periksa dan perbaiki hasil kerja yang dibantu AI.
  • Pastikan hasil kerja membantu tim, pelanggan, atau bisnis.

AI bisa membantu membuat draf atau merangkum dokumen. Namun, manusia tetap perlu menilai apakah hasilnya tepat dan layak digunakan.

Apa Artinya bagi Tim Marketing dan Content?

Menurut Coulava, perusahaan sebaiknya tidak memakai AI hanya agar terlihat mengikuti tren. AI akan lebih berguna jika tim tahu masalah apa yang ingin diselesaikan, bagaimana menilai hasilnya, dan siapa yang bertanggung jawab memeriksanya.

Untuk tim marketing dan content, AI bisa membantu mencari ide, merangkum riset, atau membuat draf awal. Namun, pemahaman audiens, ketepatan informasi, strategi, dan gaya bahasa brand tetap perlu diperiksa oleh manusia.

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mengembangkan Kemampuan di Era AI?

  • Coba gunakan AI untuk tugas kecil yang memang bisa dibantu oleh teknologi.
  • Pelajari hal yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh alat AI yang digunakan.
  • Periksa fakta, angka, dan sumber sebelum memakai hasil AI.
  • Buat aturan yang jelas tentang penggunaan AI di tempat kerja.
  • Nilai keberhasilan dari mutu hasil kerja, bukan hanya kecepatan.
  • Terus latih kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah.

Apa Hal Utama yang Perlu Diingat?

Di era AI, pekerja tidak cukup hanya bisa memakai teknologi. Kemauan belajar, kemampuan menyesuaikan diri, dan kebiasaan memeriksa hasil AI juga penting. Pekerja yang bisa menggabungkan teknologi dengan penilaian yang baik dapat memberi hasil kerja yang lebih bermanfaat.

Perusahaan juga perlu memberi arahan yang jelas dan kesempatan bagi karyawan untuk belajar. AI akan lebih berguna jika orang yang menggunakannya memahami tujuan dan tanggung jawabnya.

Ingin Menggunakan AI untuk Mendukung Pekerjaan Bisnis?
Coulava Digital & Creative membantu brand merancang strategi digital marketing dan penggunaan AI sesuai kebutuhan bisnis, mulai dari riset hingga pembuatan konten. Hubungi layanan Coulava untuk membahas kebutuhan tim kamu.

Lihat juga gallery project Coulava dan hubungi kami sekarang!


Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.


Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn

Sumber referensi: cnbc.com

Catatan editorial: Artikel ini ditulis ulang sebagai konten original berbahasa Indonesia berdasarkan fakta dari sumber referensi luar negeri.

Similar Posts