Perubahan AI Search Google Mengguncang Trafik Publisher Online
Kolom The Stepback dari The Verge yang terbit pada 25 Oktober 2026 menyimpulkan bahwa fitur AI search Google telah merusak ekosistem klik yang lama dipakai publisher online. Penulisnya, Emma Roth, menelusuri dampaknya sejak AI Overviews meluncur pada 2024.
Menurut kolom itu, hubungan timbal balik antara Google dan publisher kini berubah, dan trafik publisher dari Google menurun menurut sejumlah laporan. Google sendiri menyatakan bahwa web tetap berkembang.
Bagi SEO copywriter, kami di Coulava Digital & Creative menyarankan memisahkan laporan klik untuk halaman berita dan halaman panduan di Search Console. Catat perubahan klik per bulan selama tiga bulan, lalu tandai halaman yang paling bergantung pada satu kueri.
Kolom ini berbentuk ulasan, bukan pengumuman resmi Google. Angka-angka di dalamnya berasal dari laporan pihak ketiga seperti The Wall Street Journal, Digiday, dan Press Gazette, dan source tidak memuat data khusus Indonesia. Pembaca di Indonesia sebaiknya memakai data Search Console sendiri untuk melihat apakah pola serupa terjadi pada situsnya.
Tanggal-tanggal dalam kolom, seperti Mei 2024 dan Mei 2025, merujuk pada peristiwa yang sudah berlalu dan bukan rencana. Yang masih berjalan adalah uji coba program pembayaran dan perubahan tampilan sumber.
Berikut alur ceritanya, dari awal AI Overviews sampai langkah Google yang kini diuji.
Daftar Isi
Hubungan Google dan Publisher Dulu Saling Menguntungkan
Selama bertahun-tahun, publisher mengisi indeks Google dengan konten dan Google memberi eksposur serta trafik. Banyak media menghabiskan waktu dan biaya mengoptimalkan halaman agar tampil di posisi atas.
Pada 2024 Google meluncurkan AI Overviews, ringkasan buatan AI di bagian paling atas hasil pencarian dengan tautan sumber di bawahnya. publisher kini bersaing dengan sistem AI tanpa jaminan pengguna akan mengklik sumbernya. Sumber menyebut bahwa perubahan peringkat hasil pencarian ini ikut memperberat posisi publisher. Akibatnya, bertahan hidup hanya dari trafik Google menjadi semakin sulit.
AI Overviews dan AI Mode Menggeser Hasil Pencarian Biasa
News/Media Alliance menyebut dampak AI Overviews terhadap trafik web akan menjadi bencana. Press Gazette menemukan fitur itu muncul pada hampir seperempat pencarian berita pada Mei 2024, lalu mulai menggantikan media yang sebelumnya berada di posisi teratas untuk kueri tertentu.
Pada Mei 2025 Google meluncurkan AI Mode, antarmuka mirip chatbot yang menggantikan mesin pencari standar dengan ringkasan rinci dari hasil web. Kekhawatiran publisher tersebut terbukti nyata, karena trafik ke publisher anjlok setelah fitur AI search diluncurkan. Pembahasan angka lengkap ada di bagian berikutnya.
Angka Penurunan Trafik dari Berbagai Laporan
The Wall Street Journal melaporkan trafik Business Insider, The Washington Post, HuffPost, dan WSJ sendiri menurun sejak 2022. Data Similarweb yang dikutip WSJ menunjukkan trafik pencarian ke The New York Times turun dari 44 persen menjadi 35,5 persen dalam tiga tahun.
Digiday melaporkan 19 anggota Digital Content Next kehilangan trafik dari Google sebesar 1 sampai 25 persen antara Mei dan Juni 2025. DMG Media menyampaikan kepada otoritas persaingan Inggris bahwa rasio klik turun hingga 89 persen pada periode Juni sampai Juli 2025.
Pew Research juga menemukan pengguna cenderung lebih jarang mengeklik tautan lain saat melihat AI Overview.
Klaim Google dan Hasil Gugatan Berbeda Arah
Liz Reid, kepala Google Search, menyatakan volume klik tetap relatif stabil dan AI search mengirim lebih banyak klik ke situs dengan forum, video, podcast, dan unggahan pengguna. Nick Fox, wakil presiden senior Google, mengatakan kepada BBC bahwa web sedang berkembang.
Sejumlah publisher menggugat Google, tetapi banyak yang belum berhasil. Hakim Amit Mehta menolak gugatan antimonopoli Chegg dan Penske Media, serta gugatan class action surat kabar Arkansas. Sumber mencatat pernyataan Google itu berlawanan dengan angka dari publisher. Selisih ini menunjukkan bahwa pengukuran dampak masih diperdebatkan.
LangkahBerikutnya yang Kini Diuji Google dan Publisher
Publisher mulai bersandar pada media sosial, newsletter, dan langganan, sementara sebagian memakai pengaturan untuk keluar dari AI Mode dan AI Overviews tanpa memengaruhi visibilitas di pencarian. Opsi itu dibuka luas Google setelah perintah dari Inggris, tetapi menurut kolom ini belum memperbaiki trafik yang turun.
Google disebut membuat sumber lebih menonjol dan menempatkan tautan inline lebih tinggi. Perusahaan juga menyebut 400 Publisher ikut program pilot News AI, dan dilaporkan menguji skema pembayaran, namun efeknya belum jelas.
Di bagian catatan tambahan, sumber menyebut ringkasan pencarian mulai terbuka otomatis untuk sebagian kueri tanpa perlu menekan tombol Show more. The Wall Street Journal juga dilaporkan menyebut Reddit mempertimbangkan memutus akses Google karena trafik menurun.
Ingin Strategi SEO yang Lebih Tepat Sasaran?
Coulava Digital & Creative membantu bisnis melakukan keyword research, analisis search intent, content planning, dan optimasi SEO yang berorientasi pada pertumbuhan traffic organik serta performa bisnis jangka panjang. Kunjungi layanan SEO Coulava untuk informasi lebih lanjut.
Kunjungi juga layanan Coulava yang lainnya yang mungkin cocok untuk bisnismu, atau lihat juga gallery project kami. Hubungi Coulava untuk konsultasi gratis!
Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.

Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn
Sumber referensi: theverge.com
Catatan editorial: Artikel ini ditulis ulang sebagai konten original berbahasa Indonesia berdasarkan fakta dari sumber referensi luar negeri.
