Rahasia Dapat 1.000+ Backlink Lewat Riset Data, Bukan Sekadar Link Building Biasa
Kevin Rowe, CEO agensi PureLinq, membagikan strategi di balik lebih dari 1.000 kutipan media yang berhasil diraih salah satu kliennya, termasuk liputan dari The Wall Street Journal, Fortune, Axios, Fox Business, dan Reuters, dalam sebuah webinar yang dirangkum Search Engine Journal.
Kevin menceritakan bagaimana agensinya nyaris tutup sekitar tahun 2020 karena taktik link building konvensional yang selama ini diandalkan tiba-tiba berhenti bekerja, memaksanya merombak total pendekatan off-page SEO yang dipakai timnya.
Solusinya adalah meninggalkan link building sebagai taktik berdiri sendiri, dan menggantinya dengan riset data orisinal yang bisa sekaligus mendatangkan backlink, brand mention, kutipan AI, dan distribusi media sosial dalam satu paket konten.
Menurut Coulava Digital & Creative, pendekatan Kevin Rowe ini relevan diterapkan brand yang ingin membangun otoritas digital secara berkelanjutan, karena mengandalkan data orisinal sebagai bahan cerita jauh lebih tahan lama dibanding taktik link building instan yang rentan kehilangan efektivitas seiring waktu.
Artikel ini akan membahas kenapa link building konvensional makin sulit bekerja, jenis riset data seperti apa yang disukai jurnalis, bagaimana strategi ini tetap relevan di era AI Overview, hingga langkah praktis yang bisa diterapkan brand untuk membangun strategi serupa.
Daftar Isi
- Mengapa Link Building Konvensional Semakin Sulit Bekerja? >
- Jenis Riset Data Seperti Apa yang Disukai Jurnalis? >
- Bagaimana Strategi Ini Tetap Relevan di Era AI Overview? >
- Bagaimana Insight Coulava untuk Strategi Ini? >
- Tips Praktis Apa Saja yang Bisa Ikut Diterapkan? >
- Apa Kesimpulannya? >
Mengapa Link Building Konvensional Semakin Sulit Bekerja?
Kevin menyebut satu alasan utama di balik matinya taktik link building lama adalah minimnya unsur “deserving”, yakni konten yang benar-benar layak mendapat link karena nilai orisinalnasinya, bukan sekadar konten generik yang bisa ditulis ulang siapa saja.
Ia menegaskan bahwa banyak tim SEO sebenarnya sudah merasakan dampaknya lewat penurunan click-through rate di Search Console meski peringkat masih bertahan, namun jarang menyadari akar masalahnya ada pada kualitas dan orisinalitas konten yang diproduksi.
Jenis Riset Data Seperti Apa yang Disukai Jurnalis?
Salah satu contoh nyata yang dibagikan Kevin adalah studi soal pinjaman mahasiswa yang dibuat timnya menggunakan data federal gratis yang mudah diakses, namun berhasil mendapat liputan penuh dari Fox News dan Fox Business.
Kevin menegaskan bahwa data sumber yang dipakai sebenarnya tidak sulit didapat, namun ia juga mengingatkan risiko “AI slop”, yaitu riset asal-asalan yang dibuat terburu-buru memakai AI tanpa validasi memadai, karena jurnalis yang mendapati data yang salah cenderung berhenti bekerja sama di kemudian hari.
Bagaimana Strategi Ini Tetap Relevan di Era AI Overview?
Kevin menegaskan bahwa dunia pencarian belum sepenuhnya “zero click” meski AI Overview kini banyak menjawab pertanyaan langsung di halaman hasil pencarian. Menurutnya, brand tetap bisa mendapat trafik organik signifikan asalkan kontennya dibangun di atas riset dengan metodologi yang kuat.
Salah satu studi kliennya bahkan berhasil menduduki posisi pertama untuk kata kunci komersial sekaligus dikutip sebagai sumber data utama di AI Overview, terutama setelah menyertakan pakar bersertifikat sebagai penulis studi tersebut.
| Pertanyaan Umum | Jawaban Kevin Rowe |
|---|---|
| Apakah siaran pers tersebar (syndicated) membantu SEO? | Tidak bisa diandalkan untuk link, nilainya baru muncul jika jurnalis benar-benar mengangkatnya |
| Apakah riset di blog sendiri bisa dikutip AI tanpa distribusi? | Bisa, tapi prosesnya lambat; pemilihan topik dan kata kunci harus sangat spesifik |
| Strategi link building untuk bisnis lokal? | Cari isu lokal, padukan dengan data relevan, temukan sudut pandang yang layak diliput media lokal |
| Apakah trafik dari LLM seperti ChatGPT meningkat? | Konversinya lebih tinggi meski volumenya masih jauh di bawah Google Search dengan AI Overview |
Bagaimana Insight Coulava untuk Strategi Ini?
Pendekatan Kevin Rowe menegaskan bahwa strategi link building yang paling tahan lama saat ini adalah yang dibangun di atas riset data orisinal dan kredibel, bukan sekadar taktik pertukaran atau pembelian backlink yang rentan dianggap tidak natural oleh mesin pencari maupun AI.
Kami melihat bahwa brand yang punya akses ke data internal, baik itu data pelanggan yang dianonimkan, tren industri, maupun hasil survei sederhana, sebenarnya punya modal besar untuk membangun riset serupa, asalkan disusun dengan metodologi yang jelas dan disampaikan dengan cara yang menarik bagi jurnalis.
Menurut Coulava, langkah membangun riset data sebagai bagian dari strategi SEO dan digital PR ini sejalan dengan prinsip E-E-A-T yang terus ditekankan Google, karena riset orisinal secara alami menghadirkan unsur expertise dan trustworthiness yang sulit ditiru kompetitor.
Tips Praktis Apa Saja yang Bisa Ikut Diterapkan?
Apa Kesimpulannya?
Strategi link building yang paling efektif saat ini bukan lagi soal mengejar jumlah link sebanyak mungkin, melainkan membangun riset data orisinal yang benar-benar layak diliput media dan dikutip AI Overview.
Brand yang ingin membangun otoritas digital jangka panjang perlu mulai berinvestasi pada riset dan data storytelling, karena pendekatan ini terbukti mampu mendatangkan kombinasi link, brand mention, dan visibilitas AI sekaligus.
Ingin Strategi SEO dan Digital PR yang Membangun Otoritas Brand Jangka Panjang?
Coulava Digital & Creative membantu brand menyusun strategi SEO, riset konten, dan digital PR yang membangun kredibilitas jangka panjang, mulai dari riset kata kunci hingga strategi mendapatkan kutipan media dan AI Overview.
Kunjungi layanan SEO Coulava dan layanan kami yang lainnya. Hubungi Coulava sekarang!
Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.

Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn
Sumber referensi: searchenginejournal.com
Catatan editorial: Artikel ini ditulis ulang sebagai konten original berbahasa Indonesia berdasarkan fakta dari sumber referensi luar negeri.
