Google Search Kini Pakai Gemini 3.7 Flash di AI Mode, Apa Artinya untuk Strategi SEO?
Google resmi mengumumkan bahwa Google Search kini menggunakan model AI terbarunya, Gemini 3.7 Flash, di dalam AI Mode, melalui pengumuman Robby Stein dan Rajan Patel di X pada Jumat lalu, seperti dilaporkan Barry Schwartz dari Search Engine Roundtable.
Model ini sebenarnya sudah diperkenalkan Google sejak Kamis, namun saat itu Google hanya menyebutnya sebagai “model workhorse paling cerdas untuk coding dan agent” tanpa menyinggung penggunaannya di Search sama sekali. Barulah sehari setelahnya, integrasi ke Search ini diumumkan secara terpisah.
Saat ini, Gemini 3.7 Flash baru tersedia di AI Mode untuk pengguna berbahasa Inggris yang berlangganan Google AI Pro dan Ultra, dan hanya bisa diakses dengan mengklik ikon plus lalu memilih model tersebut secara manual.
Menurut Coulava Digital & Creative, pergantian model AI di balik fitur pencarian seperti ini penting dipantau tim SEO karena bisa memengaruhi jenis sumber yang dikutip AI Mode dalam jawabannya, meski dampaknya belum tentu terasa instan atau seragam di semua jenis pencarian.
Artikel ini akan membahas apa yang sebenarnya diumumkan Google, siapa saja yang sudah bisa mengaksesnya, bagaimana hasil pengujian awal komunitas SEO, hingga langkah praktis yang bisa diambil tim SEO dan content marketing dalam merespons perubahan ini.
Daftar Isi
- Apa yang Sebenarnya Diumumkan Google Search? >
- Siapa yang Sudah Bisa Mengakses Gemini 3.7 Flash di AI Mode? >
- Apa Bedanya Hasil Gemini 3.7 Flash dengan Model Sebelumnya? >
- Apa Insight Coulava dari Perubahan Model AI Mode Ini? >
- Langkah Praktis Apa yang Bisa Dilakukan Tim SEO dan Content? >
- Apa Kesimpulan Utamanya? >
Apa yang Sebenarnya Diumumkan Google Search?
Google mengumumkan bahwa AI Mode di Google Search kini bisa menggunakan Gemini 3.7 Flash, model AI generasi terbaru yang sebelumnya diposisikan sebagai model untuk kebutuhan coding dan agent, bukan untuk pencarian.
Robby Stein menyebut model ini “lebih baik dalam mengikuti instruksi dan memahami maksud pengguna, sehingga menghasilkan jawaban yang lebih membantu” dibanding model sebelumnya.
Siapa yang Sudah Bisa Mengakses Gemini 3.7 Flash di AI Mode?
Akses ke Gemini 3.7 Flash di AI Mode saat ini terbatas untuk pengguna berbahasa Inggris yang berlangganan Google AI Pro atau Google AI Ultra, dan belum tersedia sebagai model default bagi pengguna gratis.
Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu mengklik ikon plus pada kolom AI Mode, lalu memilih Gemini 3.7 Flash secara manual dari daftar model yang tersedia.
| Tanggal | Kejadian |
|---|---|
| Kamis, 13 Agustus 2026 | Google mengumumkan Gemini 3.7 Flash untuk coding dan agent, tanpa menyebut Search |
| Jumat, 14 Agustus 2026 | Robby Stein dan Rajan Patel mengumumkan integrasi Gemini 3.7 Flash ke AI Mode di X |
| 15–17 Agustus 2026 | Glenn Gabe dan Gagan Ghotra mempublikasikan hasil perbandingan awal model lama vs baru |
Apa Bedanya Hasil Gemini 3.7 Flash dengan Model Sebelumnya?
Hasil pengujian awal dari praktisi SEO Glenn Gabe dan Gagan Ghotra menunjukkan bahwa perbedaan Gemini 3.7 Flash dengan model default sebelumnya, yaitu Gemini 3.5 Flash-Lite, belum terlihat drastis untuk semua jenis pencarian.
Gagan Ghotra mencatat bahwa untuk hasil pencarian lokal, urutan entitas yang muncul di jawaban AI Mode relatif sama, tapi tiga URL utama yang dikutip sebagai sumber seringnya berbeda dibanding model sebelumnya.
Sementara itu, Glenn Gabe menemukan contoh di mana Gemini 3.7 Flash jauh lebih akurat memahami maksud pengguna. Saat ditanya soal bagaimana update review Google kini dijalankan, model lama justru salah mengaitkannya dengan Google Business, sementara Gemini 3.7 Flash memahami pertanyaan dengan tepat.
- Untuk pencarian lokal, urutan entitas relatif mirip, tapi sumber URL yang dikutip bisa berbeda
- Model baru dilaporkan lebih akurat memahami maksud pertanyaan yang ambigu
- Belum ada data skala besar, hasil masih berdasarkan pengujian manual sejumlah praktisi
Apa Insight Coulava dari Perubahan Model AI Mode Ini?
Pergantian model di balik AI Mode seperti ini menegaskan bahwa sumber yang dikutip AI Search bisa berubah bukan semata karena kualitas konten sebuah halaman menurun, melainkan karena cara model baru menafsirkan relevansi dan intent pencarian ikut berubah.
Jadi kami melihat bahwa brand dan website yang kontennya ditulis dengan menjawab pertanyaan secara spesifik dan jelas, bukan sekadar menyisipkan keyword, cenderung lebih konsisten dikutip lintas pergantian model AI seperti ini, karena model tetap bisa memahami maksud kontennya meski cara pemrosesannya berbeda.
Menurut Coulava, tim SEO tidak perlu buru-buru mengubah strategi konten hanya karena satu perubahan model AI Mode yang masih terbatas pada pengguna berbayar berbahasa Inggris, tetapi ini tetap jadi sinyal penting untuk mulai memantau bagaimana halaman-halaman penting website dikutip di hasil AI yang sering dikenal dengan istilah GEO, bukan hanya SEO biasa.
Langkah Praktis Apa yang Bisa Dilakukan Tim SEO dan Content?
Berikut beberapa langkah yang bisa mulai diterapkan tim SEO dan content marketing untuk merespons perubahan model AI Mode ini:
- Cek secara berkala apakah halaman penting website masih dikutip di jawaban AI Mode untuk kata kunci utama
- Perkuat konten dengan jawaban yang jelas dan spesifik di paragraf awal, bukan hanya di bagian akhir artikel
- Bandingkan performa sebelum dan sesudah pergantian model AI Mode secara global mulai berlaku ke pengguna gratis
- Hindari mengubah struktur konten secara drastis hanya berdasarkan satu perubahan model yang masih terbatas aksesnya
- Ikuti update resmi Google terkait kapan Gemini 3.7 Flash akan menjadi model default bagi semua pengguna
Apa Kesimpulan Utamanya?
Google resmi menghadirkan Gemini 3.7 Flash ke AI Mode mulai pertengahan Agustus 2026, meski saat ini masih terbatas untuk pengguna berbahasa Inggris yang berlangganan Google AI Pro dan Ultra.
Hasil pengujian awal komunitas SEO menunjukkan model ini lebih baik memahami intent pencarian, meski sumber yang dikutip di jawaban AI Mode bisa ikut bergeser. Tim SEO perlu memantau dampaknya secara bertahap, sambil tetap fokus membangun konten yang menjawab kebutuhan audiens secara jelas dan spesifik.
Ingin Website Kamu Tetap Relevan di Era Pencarian Berbasis AI?
Coulava Digital & Creative membantu brand menyusun strategi SEO dan konten yang siap menghadapi perubahan algoritma maupun model AI di balik mesin pencari, mulai dari riset kata kunci, optimasi konten, hingga monitoring performa jangka panjang.
Kunjungi layanan SEO Coulava dan hubungi kami sekarang!
Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.

Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn
Sumber referensi: seroundtable.com
Catatan editorial: Artikel ini ditulis ulang sebagai konten original berbahasa Indonesia berdasarkan fakta dari sumber referensi luar negeri.
