5 Laporan GSC yang Jarang Dibuka, Tapi Punya Posisi Penting untuk SEO

Dua laporan GSC yang paling sering diabaikan padahal berdampak besar adalah laporan Links dan laporan Core Web Vitals, disusul tiga laporan lain yang juga jarang dibuka, yaitu Manual Actions, Security Issues, dan Removals.

Sangat wajar terjadi ketika kamu terbiasa hanya membuka laporan performa dan indexing di GSC, karena kedua laporan itu memang paling sering dibahas dalam diskusi SEO sehari-hari. Namun, ada beberapa laporan lain yang jarang disentuh, padahal informasinya bisa jadi penentu kenapa sebuah halaman tidak kunjung naik peringkat atau kenapa pengalaman pengguna di website terasa kurang maksimal, meski dari sisi konten sudah tergarap dengan baik.

“Links report dan Core Web Vitals itu dua laporan yang sering dianggap sekunder, padahal keduanya menjelaskan hal yang tidak bisa dijelaskan laporan performa saja. Links report menunjukkan seberapa kuat struktur internal link dan siapa saja yang memberi backlink ke situs kamu, sementara Core Web Vitals menunjukkan bagaimana pengalaman nyata pengguna saat mengakses halaman. Banyak klien fokus membenahi konten, padahal setelah dicek, masalah utamanya ada di distribusi internal link yang timpang atau skor pengalaman halaman yang buruk di perangkat mobile. ”

– Diego F Pattiselanno
Co-Founder Coulava Digital & Creative

Artikel ini menjelaskan tentang laporan Links dan Core Web Vitals secara lebih mendalam, disusul tiga laporan lain yang juga sering luput dari perhatian, yaitu Manual Actions, Security Issues, dan Removals.

Daftar Isi

Laporan Links menampilkan halaman mana saja di situs kamu yang paling banyak ditautkan, baik dari halaman lain di situs yang sama (internal link) maupun dari situs eksternal (external link atau backlink). Menurut Search Console Help, laporan ini juga menunjukkan teks tautan yang paling sering digunakan untuk mengarah ke halaman kamu, serta domain eksternal mana yang paling banyak memberi tautan.

Laporan ini sering diabaikan karena tidak menampilkan angka klik atau posisi seperti laporan performa, padahal strukturnya menjelaskan banyak hal, misalnya halaman penting yang ternyata minim internal link, sehingga sinyal otoritasnya lemah dibanding halaman lain yang justru kurang relevan tapi lebih banyak ditautkan. Ketimpangan semacam ini sering jadi penyebab tersembunyi kenapa halaman utama tidak kunjung naik peringkat meski isi kontennya sudah cukup baik.

  • Top linked pages: menunjukkan halaman dengan jumlah tautan masuk terbanyak, baik dari internal maupun eksternal.
  • Top linking sites: menampilkan domain eksternal yang paling banyak memberi backlink ke situs kamu.
  • Top linking text: menunjukkan anchor text yang paling sering dipakai untuk menautkan ke halaman kamu, berguna untuk mengecek relevansi anchor dengan topik halaman.

Pro-tip dari Diego Pattiselanno, Co-Founder Coulava: “Cek laporan Links minimal tiap kuartal untuk melihat apakah halaman paling penting di situs kamu benar-benar mendapat internal link paling banyak. Kalau tidak, itu tanda struktur internal link kamu perlu ditata ulang.”

Setelah menemukan ketimpangan di laporan Links, langkah tindak lanjutnya cukup sederhana, yaitu menambahkan internal link dari halaman-halaman populer menuju halaman penting yang masih minim tautan. Untuk backlink eksternal, kamu bisa memanfaatkan daftar top linking sites untuk melihat domain mana yang paling sering mengarah ke situs kamu, lalu mengevaluasi apakah domain tersebut relevan atau justru berpotensi merugikan reputasi situs.

2. Laporan Core Web Vitals: Pengalaman Nyata Pengguna di Halaman Kamu

Laporan Core Web Vitals menampilkan performa halaman berdasarkan data pengguna nyata di lapangan, mencakup kecepatan loading, stabilitas visual, dan responsivitas interaksi. Menurut Search Console Help, halaman dikelompokkan menjadi status baik, perlu peningkatan, atau buruk, dipisah berdasarkan versi mobile dan desktop.

Laporan ini sering diabaikan karena dampaknya tidak langsung terlihat di traffic seperti laporan performa, padahal skor yang buruk bisa memengaruhi kenyamanan pengguna dan berpotensi menekan tingkat konversi, terutama untuk halaman dengan traffic tinggi yang justru punya skor pengalaman rendah di perangkat mobile. Karena datanya diambil dari pengguna nyata, perbaikan yang kamu lakukan juga butuh waktu sebelum terlihat dampaknya, sehingga laporan ini perlu dipantau dalam rentang mingguan, bukan harian.

Status Core Web VitalsArtinya
BaikPengalaman halaman sudah sesuai standar Google
Perlu peningkatanAda aspek yang mendekati batas, butuh optimasi ringan
BurukPengalaman halaman jauh dari standar, prioritas perbaikan

Pro-tip dari Diego Pattiselanno, Co-Founder Coulava: “Fokuskan perbaikan Core Web Vitals dulu ke halaman dengan traffic tertinggi. Dampaknya akan lebih terasa dibanding memperbaiki seluruh halaman sekaligus tanpa prioritas yang jelas.

3. Tiga Laporan Lain yang Juga Sering Luput dari Perhatian

Selain Links dan Core Web Vitals, ada tiga laporan lain yang juga sering tidak dibuka meski fungsinya cukup penting untuk menjaga kesehatan website secara keseluruhan.

Laporan Manual Actions menunjukkan apakah situs kamu terkena tindakan manual dari Google karena melanggar pedoman webmaster, seperti dijelaskan di Search Console Help. Laporan Security Issues memberi peringatan kalau situs kamu terindikasi diretas atau menyebarkan konten berbahaya, sementara laporan Removals memungkinkan kamu menyembunyikan konten dari hasil pencarian secara sementara tanpa harus menghapusnya permanen dari situs.

Ketiga laporan ini biasanya baru dibuka setelah ada masalah besar, padahal mengeceknya secara berkala membantu mendeteksi isu lebih awal sebelum berdampak signifikan terhadap traffic maupun reputasi situs. Kebiasaan mengecek laporan Manual Actions dan Security Issues sebulan sekali, meski situs terlihat baik-baik saja, bisa jadi jaring pengaman tambahan yang jarang dilakukan kebanyakan pengelola website.

Kesimpulan

Links report dan Core Web Vitals adalah dua laporan yang layak masuk rutinitas audit, karena keduanya menjelaskan hal yang tidak tercermin di laporan performa, mulai dari kekuatan struktur link hingga pengalaman nyata pengguna di halaman. Ditambah tiga laporan lain seperti Manual Actions, Security Issues, dan Removals, kelima laporan ini membentuk gambaran kesehatan website yang lebih menyeluruh dibanding hanya mengandalkan data klik dan impresi saja.

Ingin Strategi SEO yang Lebih Tepat Sasaran?
Kalau kamu butuh bantuan mengaudit laporan-laporan yang sering terlewat ini di GSC, tim jasa SEO Coulava siap membantu dari audit menyeluruh hingga eksekusi perbaikan.

Hubungi Coulava sekarang juga dan kunjungi laman resmi di coulava.com!


Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.


Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn

Similar Posts