Apa Itu Custom Audience dan Lookalike Audience? Cara Membuat Targeting Iklan Meta Lebih Presisi
Custom audience dan lookalike audience adalah dua fitur targeting di Meta Ads yang memungkinkan iklan menjangkau audiens yang lebih relevan berdasarkan data yang sudah dimiliki bisnis.
Update Terbaru Posisi Custom dan Lookalike Audience di Era Andromeda (2026)
“Sejak Meta menerapkan Project Andromeda secara penuh di 2026, Advantage+ Audience menjadi opsi default untuk banyak akun karena sistem AI Meta bisa menemukan calon pembeli langsung dari sinyal pixel dan creative, tanpa perlu setup custom atau lookalike audience secara manual. Meski begitu, custom audience tetap terbukti jadi lapisan data paling andal untuk retargeting karena seluruh sinyalnya berasal dari data milik bisnis sendiri, sementara lookalike audience masih relevan untuk akun dengan budget di bawah 5.000 dolar AS per bulan atau riwayat konversi yang masih terbatas.”
🔗 Sumber: Custom Audience in 2026: The First Party Layer, Ad Library
Kalau kamu masih mengandalkan targeting berdasarkan minat atau demografi saja, hasil iklan biasanya kurang presisi dibanding menggunakan data audiens yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnismu. Targeting berbasis minat cenderung terlalu luas, sementara data yang sudah kamu miliki sendiri, seperti pengunjung website atau daftar pelanggan, justru memberikan sinyal yang jauh lebih akurat tentang siapa yang benar-benar potensial.
Dalam pengalaman menangani berbagai campaign Meta Ads di Coulava Digital & Creative, kombinasi custom audience dan lookalike audience selalu jadi salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan efisiensi budget iklan, dibanding hanya mengandalkan targeting generik.
Di bawah ini akan dibahas apa itu custom audience, apa itu lookalike audience, kenapa keduanya efektif dikombinasikan, hingga cara membuatnya di Meta Ads Manager.
Daftar Isi
- Apa Itu Custom Audience dalam Meta Ads? >
- Apa Itu Lookalike Audience dalam Meta Ads? >
- Kenapa Kombinasi Custom Audience dan Lookalike Audience Membuat Targeting Lebih Presisi? >
- Bagaimana Cara Membuat Custom Audience dan Lookalike Audience? >
- Apa Kesalahan Umum saat Menggunakan Custom dan Lookalike Audience? >
- Apa Kesalahan Umum saat FAQ Custom & Lookalike Audience >
- Kesimpulan >
Apa Itu Custom Audience dalam Meta Ads?
Custom audience adalah fitur yang memungkinkan kamu menargetkan ulang orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis, baik lewat website, aplikasi, maupun data pelanggan yang sudah dimiliki.
Ada 3 sumber data utama yang bisa kamu gunakan untuk membuat custom audience:
Baca juga: Meta Pixel dan Cara Kerjanya untuk Efektivitas Iklan Meta
Apa Itu Lookalike Audience dalam Meta Ads?
Lookalike audience adalah fitur yang membantu kamu menemukan audiens baru dengan karakteristik yang mirip dengan custom audience yang sudah kamu buat sebelumnya.
Sistem Meta menganalisis pola perilaku dari source audience yang kamu pilih, lalu mencari pengguna lain di platform dengan pola yang serupa. Menurut Meta Business Help Center, lookalike audience dibuat berdasarkan persentase similarity mulai dari 1% hingga 10%, di mana semakin kecil persentasenya, semakin mirip audiens tersebut dengan source aslinya, meski dengan konsekuensi ukuran audiens yang lebih kecil.
Kenapa Kombinasi Keduanya Membuat Targeting Lebih Presisi?
Kombinasi keduanya membuat targeting lebih presisi karena custom audience menjangkau orang yang sudah familiar dengan bisnis kamu, sementara lookalike audience memperluas jangkauan ke audiens baru yang punya potensi tinggi untuk tertarik.
Custom audience biasanya lebih cocok digunakan untuk kebutuhan retargeting di tahap middle hingga bottom funnel, karena kamu menargetkan orang yang sudah menunjukkan minat sebelumnya. Sementara itu, lookalike audience lebih efektif digunakan di tahap top funnel atau prospecting, karena membantu kamu menemukan audiens baru tanpa harus menebak-nebak minat atau demografi secara manual.
Perlu dicatat, sejak Andromeda diterapkan penuh, Meta sendiri sudah lebih mengandalkan sinyal dari creative dan pixel untuk menemukan audiens yang tepat, sehingga custom audience dan lookalike audience kini lebih berfungsi sebagai ‘audience suggestion’ bagi sistem, bukan lagi batasan targeting yang kaku seperti sebelumnya. Artinya, kombinasi keduanya tetap berguna, tapi perannya bergeser dari ‘menentukan siapa yang dijangkau’ menjadi ‘membantu algoritma mempersempit pencarian audiens yang lebih relevan’.
| Aspek | Custom Audience | Lookalike Audience |
|---|---|---|
| Sumber data | Data milik bisnis sendiri (pixel, customer list, engagement) | Dibentuk dari pola custom audience yang sudah ada |
| Cocok untuk tahap | Middle sampai bottom funnel (retargeting) | Top funnel (prospecting audiens baru) |
| Kelebihan utama | Sinyal paling akurat karena berasal dari data sendiri | Menemukan audiens baru tanpa menebak minat manual |
| Relevansi di era Andromeda 2026 | Tetap sangat relevan untuk retargeting | Masih berguna untuk akun budget kecil atau data konversi terbatas |
Bagaimana Cara Membuat Custom Audience dan Lookalike Audience?
Membuat custom audience dan lookalike audience dilakukan lewat Meta Ads Manager, dimulai dari memilih sumber data hingga menentukan ukuran audiens yang kamu inginkan. Di era Andromeda, langkah ini tetap sama, hanya saja hasilnya biasanya diperlakukan sistem sebagai saran audiens (audience suggestion) untuk campaign Advantage+, bukan pembatasan mutlak seperti pada sistem targeting versi lama.
Menurut studi dari WordStream, campaign yang menggunakan lookalike audience cenderung menghasilkan cost per acquisition yang lebih rendah dibanding campaign yang hanya mengandalkan targeting berbasis minat, karena kualitas audiens yang dijangkau lebih relevan dengan pelanggan yang sudah terbukti melakukan konversi.
Update Terbaru Advantage+ Audience Sebagai Default 2026
“Advantage+ Audience bekerja paling optimal ketika akun sudah punya minimal 500 event konversi dalam 30 hari terakhir dan menjalankan campaign dengan objective konversi, karena Andromeda menggunakan sinyal auction real time yang tidak bisa direplikasi lewat targeting manual. Targeting manual seperti custom dan lookalike audience tetap lebih disarankan untuk kebutuhan geografis atau bahasa yang spesifik, campaign brand awareness, atau saat memasuki pasar baru yang belum punya riwayat pixel.”
🔗 Sumber: Meta Ads Targeting Options Explained: The 2026 Practitioner’s Guide, Ad Library
- Pilih sumber data untuk custom audience. bisa dari Pixel, customer list, atau data engagement yang sudah terkumpul
- Tentukan durasi retensi data. misalnya 30, 60, atau 90 hari untuk data pengunjung website, tergantung siklus pembelian bisnismu
- Buat lookalike audience setelah custom audience terbentuk. pastikan ukuran source audience sudah mencukupi sebelum dijadikan basis lookalike
- Tentukan persentase similarity sesuai kebutuhan. 1% memberikan hasil paling presisi tapi jangkauan lebih kecil, sementara persentase yang lebih besar memperluas jangkauan dengan tingkat kemiripan yang sedikit lebih longgar
Apa Kesalahan Umum saat Menggunakan Custom dan Lookalike Audience?
Ada 3 kesalahan umum yang biasanya terjadi ketika source audience yang kamu gunakan terlalu kecil atau tidak relevan dengan tujuan campaign.
FAQ Custom Audience & Lookalike Audience
- Apakah lookalike audience masih relevan digunakan di 2026?
Masih relevan, tapi bukan lagi strategi utama untuk sebagian besar akun. Lookalike audience paling berguna untuk akun dengan budget di bawah 5.000 dolar AS per bulan atau riwayat konversi yang masih terbatas, sementara akun besar biasanya lebih diuntungkan menggunakan Advantage+ Audience. - Apa perbedaan custom audience dan lookalike audience?
Custom audience menargetkan orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis menggunakan data milik sendiri, sementara lookalike audience mencari audiens baru dengan karakteristik yang mirip dengan custom audience yang sudah dibuat sebelumnya. - Berapa persentase similarity terbaik untuk lookalike audience?
Persentase 1% memberikan hasil paling presisi namun jangkauan lebih kecil, sementara persentase yang lebih besar hingga 10% memperluas jangkauan dengan tingkat kemiripan yang sedikit lebih longgar.
Kesimpulan
Custom audience dan lookalike audience membantu iklan Meta kamu menjadi lebih efisien dibanding hanya mengandalkan targeting berbasis minat atau demografi generik, meski di era Andromeda perannya lebih sebagai input pendukung bagi Advantage+ Audience daripada strategi targeting yang berdiri sendiri.
Dengan menggunakan custom audience untuk menjangkau orang yang sudah familiar dengan bisnis, lalu memperluasnya lewat lookalike audience untuk menemukan prospek baru yang relevan, kamu bisa membangun funnel iklan yang lebih terarah dari tahap prospecting hingga retargeting.
Ingin Strategi Meta Ads yang Lebih Berdampak?
Kalau kamu ingin memaksimalkan strategi targeting iklan Meta untuk bisnismu, tim Coulava Digital & Creative siap membantu mulai dari setup Pixel, pembuatan custom audience, hingga optimasi lookalike audience secara menyeluruh.
Hubungi Coulava sekarang juga!
Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.

Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn
