Personal Branding Elly Risman: Transformasi Branding IG dan Media Sosial Bersama Coulava

Ada banyak pakar parenting di Indonesia, tetapi hanya sedikit yang memiliki kedalaman pengalaman dan rekam jejak seperti Ibu Elly Risman. Nama beliau sudah puluhan tahun dikenal di berbagai seminar, podcast, dan forum orang tua. Namun menariknya, ketika Coulava pertama kali melihat kondisi branding IG dan branding media sosial beliau, kami menemukan satu hal yang cukup umum terjadi pada para ahli: reputasinya besar, tetapi jejak digital-nya belum mencerminkan skala keahliannya.

Konten Instagram beliau saat itu sebagian besar berupa dokumentasi hadir di acara, potongan quotes, postingan ulang undangan menjadi pembicara, atau potongan video podcast beliau di Youtube. Sementara itu, visualnya belum seragam, tone warnanya berubah-ubah, dan tidak ada pola yang menunjukkan positioning kuat sebagai pakar parenting yang dihormati. Hal ini membuat identitas digital beliau tidak setara dengan reputasinya di dunia nyata.

Jadi, ketika Bu Elly ingin memperkuat personal branding-nya di Instagram, Coulava melihat peluang besar untuk menyatukan sisi edukatif dan sisi emosional yang selama ini menjadi kekuatan beliau.

Daftar Isi

Profil Klien dan Kondisi Awal

Secara profesional, Ibu Elly adalah sosok yang sudah sangat dihormati. Banyak pakar parenting lain yang justru belajar dari beliau. Namun ketika kami melakukan audit awal, kami melihat:

  • Konten masih acak dan belum mencerminkan identitas pakar parenting.
  • Branding IG tidak konsisten, baik tone warna, format konten, maupun cara penyampaian.
  • Audiens yang datang sebagian besar bukan target inti.
  • Narasi visual belum menyampaikan karakter Bu Elly yang hangat dan edukatif.

Tujuan beliau jelas: ingin membangun branding media sosial khususnya media sosial instagram yang lebih rapi, profesional, dan relevan dengan kebutuhan orang tua masa kini.

Analisis Masalah Personal Branding

Saat kontennya kami analisis lebih dalam, masalahnya bukan pada kemampuan beliau memberikan edukasi. Justru kebalikannya. Beliau punya banyak insight mendalam, tetapi kontennya belum mengemasnya dengan cara yang sesuai ritme media sosial.

Masalah utamanya ada di tiga hal:

  1. Konsistensi format dan tema yang belum stabil.
  2. Pesan kurang fokus, sehingga tidak langsung terbaca sebagai pakar parenting.
  3. Visual presence tidak merata.

Tanpa arah yang jelas, audiens sulit mengenali siapa beliau, padahal pengetahuan dan pengalaman beliau sangat kaya. Inilah yang perlu kami benahi sebagai bagian dari layanan personal branding profesional yang Coulava sediakan.

Target Audiens dan Persona

Coulava kemudian mulai menyusun persona audiens yang paling relevan. Berdasarkan data interaksi dan social listening, ada tiga kelompok besar:

  • Orang tua baru yang ingin memahami hal-hal dasar parenting.
  • Orang tua dengan anak usia kanak-kanak hingga remaja.
  • Audiens luas yang mencari edukasi dan ketenangan emosional.

Pain point utama yang kami temukan adalah kebutuhan informasi yang ringan, aplikatif, dan menenangkan. Audiens ingin merasa “ditemani” dalam proses belajar, dan butuh guru yang terkesan ‘dekat’ dengan mereka.

Brand Positioning dan Identitas Utama

Karena Bu Elly tidak punya kompetitor langsung, positioning-nya menjadi sangat strategis. Kami menentukan brand direction beliau sebagai:

  • Edukatif
  • Emosional
  • Hangat
  • Mudah dipahami
  • Konsisten

Branding-nya bukan bertujuan untuk memberi citra “paling ahli”, tetapi ingin menjadi sosok yang mengerti kegelisahan orang tua, sambil tetap memberikan fondasi ilmu yang tepat. Jadi konten beliau kami desain seolah ‘mengajarkan’ tanpa ‘menggurui’ dengan bahasa halus dan penuh pengertian. 

Tone of voice disesuaikan menjadi lembut, jelas, dan penuh empati.

Storytelling dan Pesan Inti

Narasi besar yang ingin Coulava bangun adalah: “Menemani orang tua bertumbuh bersama anaknya.”

Dari pesan ini, tersusun empat pilar konten utama:

  1. Education: bahas tema parenting yang paling dicari orang tua.
  2. Interaktif: ajak audiens berbagi cerita dan pertanyaan.
  3. Tips & Trick: konten pendek yang mudah dipraktikkan.
  4. Entertainment & Quotes: sentuhan emosional yang membuat audiens merasa ditemani.

Narasi ini kemudian menjadi fondasi dari semua konten selanjutnya.

Transformasi Visual Branding

Visual baru Bu Elly dibuat menggunakan warna soft hijau-pink yang lembut dan menenangkan. Warna ini menggambarkan kehangatan seorang ibu serta ketenangan yang ingin beliau hadirkan bagi audiens.

Perubahan visual meliputi:

  1. Tone warna konsisten di seluruh platform
  2. Layout konten yang rapi dan mudah dikenali
  3. Fotografi dengan ekspresi natural
  4. Elemen visual yang terasa bersih dan profesional

Dengan visual yang stabil, kehadiran beliau di Instagram semakin kuat.

Strategi Konten dan Eksekusi

Coulava mengatur format yang paling cocok dengan gaya konsumsi audiens parenting. Berdasarkan insight awal, format paling kuat yang akan digunakan adalah:

  • Carousel untuk edukasi dan tips
  • Reels untuk story telling cepat dan momen emosional

Konten dikemas dengan sentuhan empati supaya audiens merasa dekat dengan Bu Elly, bukan sekadar membaca informasi.

Tantangan terbesar dalam proses ini adalah ide pembuatan konten parenting yang tidak hanya informatif, tetapi juga emosional. Setiap ide konten kami kembangkan dari apa yang sedang dirasakan keluarga Indonesia. Mulai dari kelelahan orang tua baru, tantangan mengasuh remaja, sampai dorongan untuk menjadi orang tua yang lebih hadir secara emosional.

Platform Strategy dan Pola Posting

Platform utama yang Coulava fokuskan adalah Instagram. Jadwal posting kami atur secara terstruktur dan konsisten setiap minggunya. Pola formatnya bergantian antara carousel, reels, dan single banner supaya tampilan visual dan model penyampaian edukasi tetap segar sehingga membantu algoritma bekerja optimal.

Dengan alur ini, konten bisa lebih stabil, lebih mudah diingat, dan tidak kehilangan ritmenya.

Authority Building dan Social Proof

Menariknya, jauh sebelum Coulava masuk, sudah ada banyak orang yang membuat potongan-potongan video Bu Elly dari podcast dan YouTube. Banyak juga tokoh publik dan pakar yang pernah berkolaborasi dengan beliau, mulai dari Nikita Willy, Ajo Bendri, hingga Fathi Karim. Ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Bu Elly bahkan di kalangan profesional.

Coulava menjadikan fenomena ini sebagai social proof alami. Klip yang tersebar membantu memperkuat authority beliau sebagai pakar parenting.

Community & Audience Growth

Setelah strategi baru berjalan, efeknya terlihat sangat cepat:

  1. Followers naik lebih dari 250 ribu
  2. Total views konten mencapai 4 juta
  3. Engagement satu bulan pertama mencapai 1 juta aktivitas
  4. Penjualan buku menembus 5.000 eksemplar dalam 4 bulan baik dalam pembelian online  maupun offline

Kenaikan ini bukan sekadar angka. Ini menunjukkan bahwa konten menjadi relevan secara emosional. Audiens merasa “relate”, merasa ditemani, dan merasa dimengerti oleh konten-konten Bu Elly.

Insight dari Proses Kerja

Kunci keberhasilan proyek ini ada pada satu hal: relevansi. Audiens parenting sangat emosional dan sangat sensitif terhadap cara konten disampaikan. Konten harus terasa dekat, hangat, dan memahami kondisi mereka.

Coulava melihat bahwa personal branding yang berhasil tidak hanya soal visual cantik atau strategi teknis. Personal branding berhasil ketika konten menyentuh perasaan audiens.

Kesimpulan

Transformasi branding IG dan branding media sosial Bu Elly Risman membuktikan bahwa reputasi besar di dunia nyata perlu diimbangi dengan identitas digital yang jelas dan konsisten. Dengan narasi yang tepat, visual yang stabil, dan konten yang relevan, personal branding beliau tumbuh lebih cepat dan lebih kuat.

Bu Elly kini hadir di Instagram sebagai sosok yang tidak hanya mengajar, tetapi menemani. Dan ini membuat hubungan dengan audiensnya jauh lebih hangat.

Ingin membangun personal brandingmu sendiri?

Jika kamu ingin membangun personal branding yang kuat seperti Bu Elly, kamu bisa berkonsultasi dengan Coulava Digital & Creative untuk strategi branding media sosial yang lebih terarah dan efektif. Kami bantu bedah akun, positioning, dan target audiensmu untuk mencapai goals branding yang kamu inginkan.

Lihat juga laman Jasa Personal Branding Profesional dan hubungi Coulava sekarang!


Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.


Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn

Similar Posts