Apa Itu Custom Audience dan Lookalike Audience? Cara Membuat Targeting Iklan Meta Lebih Presisi

Custom audience dan lookalike audience adalah dua fitur targeting di Meta Ads yang memungkinkan iklan menjangkau audiens yang lebih relevan berdasarkan data yang sudah dimiliki bisnis.

Kalau kamu masih mengandalkan targeting berdasarkan minat atau demografi saja, hasil iklan biasanya kurang presisi dibanding menggunakan data audiens yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnismu. Targeting berbasis minat cenderung terlalu luas, sementara data yang sudah kamu miliki sendiri, seperti pengunjung website atau daftar pelanggan, justru memberikan sinyal yang jauh lebih akurat tentang siapa yang benar-benar potensial.

Dalam pengalaman menangani berbagai campaign Meta Ads di Coulava Digital & Creative, kombinasi custom audience dan lookalike audience selalu jadi salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan efisiensi budget iklan, dibanding hanya mengandalkan targeting generik.

Di bawah ini akan dibahas apa itu custom audience, apa itu lookalike audience, kenapa keduanya efektif dikombinasikan, hingga cara membuatnya di Meta Ads Manager.

Daftar Isi

Apa Itu Custom Audience dalam Meta Ads?

Custom audience adalah fitur yang memungkinkan kamu menargetkan ulang orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis, baik lewat website, aplikasi, maupun data pelanggan yang sudah dimiliki.

Beberapa sumber data yang bisa kamu gunakan untuk membuat custom audience:

  • Pengunjung website; dikumpulkan lewat Meta Pixel yang sudah terpasang di halaman-halaman penting
  • Daftar kontak pelanggan; data email atau nomor telepon yang sudah kamu miliki dari transaksi sebelumnya
  • Interaksi dengan konten Instagram atau Facebook; orang yang pernah like, komentar, atau menonton video kamu sampai durasi tertentu

Baca juga: Meta Pixel dan Cara Kerjanya untuk Efektivitas Iklan Meta

Apa Itu Lookalike Audience dalam Meta Ads?

Lookalike audience adalah fitur yang membantu kamu menemukan audiens baru dengan karakteristik yang mirip dengan custom audience yang sudah kamu buat sebelumnya.

Sistem Meta menganalisis pola perilaku dari source audience yang kamu pilih, lalu mencari pengguna lain di platform dengan pola yang serupa. Menurut Meta Business Help Center, lookalike audience dibuat berdasarkan persentase similarity mulai dari 1% hingga 10%, di mana semakin kecil persentasenya, semakin mirip audiens tersebut dengan source aslinya, meski dengan konsekuensi ukuran audiens yang lebih kecil.

Kenapa Kombinasi Keduanya Membuat Targeting Lebih Presisi?

Kombinasi keduanya membuat targeting lebih presisi karena custom audience menjangkau orang yang sudah familiar dengan bisnis kamu, sementara lookalike audience memperluas jangkauan ke audiens baru yang punya potensi tinggi untuk tertarik.

Custom audience biasanya lebih cocok digunakan untuk kebutuhan retargeting di tahap middle hingga bottom funnel, karena kamu menargetkan orang yang sudah menunjukkan minat sebelumnya. Sementara itu, lookalike audience lebih efektif digunakan di tahap top funnel atau prospecting, karena membantu kamu menemukan audiens baru tanpa harus menebak-nebak minat atau demografi secara manual.

Bagaimana Cara Membuat Custom Audience dan Lookalike Audience?

Membuat custom audience dan lookalike audience dilakukan lewat Meta Ads Manager, dimulai dari memilih sumber data hingga menentukan ukuran audiens yang kamu inginkan.

Menurut studi dari WordStream, campaign yang menggunakan lookalike audience cenderung menghasilkan cost per acquisition yang lebih rendah dibanding campaign yang hanya mengandalkan targeting berbasis minat, karena kualitas audiens yang dijangkau lebih relevan dengan pelanggan yang sudah terbukti melakukan konversi.

  1. Pilih sumber data untuk custom audience. bisa dari Pixel, customer list, atau data engagement yang sudah terkumpul
  2. Tentukan durasi retensi data. misalnya 30, 60, atau 90 hari untuk data pengunjung website, tergantung siklus pembelian bisnismu
  3. Buat lookalike audience setelah custom audience terbentuk. pastikan ukuran source audience sudah mencukupi sebelum dijadikan basis lookalike
  4. Tentukan persentase similarity sesuai kebutuhan. 1% memberikan hasil paling presisi tapi jangkauan lebih kecil, sementara persentase yang lebih besar memperluas jangkauan dengan tingkat kemiripan yang sedikit lebih longgar

Apa Kesalahan Umum saat Menggunakan Custom dan Lookalike Audience?

Kesalahan umum biasanya terjadi ketika source audience yang kamu gunakan terlalu kecil atau tidak relevan dengan tujuan campaign.

  • Source audience di bawah ukuran minimum yang direkomendasikan, sehingga sistem kesulitan menemukan pola yang cukup kuat untuk membuat lookalike yang akurat
  • Retensi data custom audience terlalu lama, sehingga audiens yang ditarget sudah tidak relevan lagi dengan kondisi bisnis atau minat mereka saat ini
  • Memakai lookalike dengan persentase terlalu besar untuk campaign yang sebenarnya butuh presisi tinggi, yang justru membuat hasil targeting jadi kurang tepat sasaran

Kesimpulan

Custom audience dan lookalike audience membantu iklan Meta kamu menjadi lebih efisien dibanding hanya mengandalkan targeting berbasis minat atau demografi generik.

Dengan menggunakan custom audience untuk menjangkau orang yang sudah familiar dengan bisnis, lalu memperluasnya lewat lookalike audience untuk menemukan prospek baru yang relevan, kamu bisa membangun funnel iklan yang lebih terarah dari tahap prospecting hingga retargeting.

Ingin Strategi Meta Ads yang Lebih Berdampak?
Kalau kamu ingin memaksimalkan strategi targeting iklan Meta untuk bisnismu, tim Coulava Digital & Creative siap membantu mulai dari setup Pixel, pembuatan custom audience, hingga optimasi lookalike audience secara menyeluruh.

Hubungi Coulava sekarang juga!


Tentang Penulis

Azkiya Musfirah adalah SEO Copywriter di Coulava
yang fokus menulis konten berbasis keyword dan semantic intent.


Artikel ini ditinjau oleh Diego Pattiselanno Co-founder Coulava, praktisi digital sejak 2013 yang fokus pada optimasi bisnis. Berpengalaman di Branding, SEO, CRM & Performance Marketing. Terhubung dengan Diego di LinkedIn

Similar Posts